Yoseph Bangga Program Agropolitan Berjalan Di Indramayu

By
hidroponikcirebon
  1. RMOLJabar. Petani Desa Kadokan Agung, Kecamatan Kedokan Bunder, Kabupaten Indramayu, tengah bergembira lantaran akses transportasi di kawasan lahan pertanian mulai terbuka.

Setelah melalui penantian yang cukup lama, kini harapan petani di desa tersebut terpenuhi. Petani tidak kesulitan lagi mengangkut hasil pertanian, jalan transportasi terbuka, mobilisasi hasil panen menjadi mudah dan akses pun dapat dilalui setiap waktu.

Pemerintah Pusat melalui Anggota Komisi V DPR RI, Yoseph Umarhadi, mengalokasikan anggaran sebesar Rp2-3 Milyar untuk pembangunan jalan usaha tani melalui Program Agropolitan.

Dalam keterangan tertulisnya kepada RMOL Jabar, Yoseph Umarhadi bersyukur aspirasi yang disampaikan melalui dirinya, direalisasikan oleh Pemerintahan Presiden Jokowi.

Dulu, ungkapnya, masyarakat petani sekitar banyak mengeluh soal aksesibilitas transportasi di lahan pertanian mereka, infrastruktur di sekitar lahan pertanian tidak mendukung, jalan rusak dan lahan pertanian terancam. Namun, dengan program Agropolitan, membantu para petani dalam mendistribusikan hasil panen.

“Dulu waktu Mahgrib saya dibonceng motor keliling sawah di Kadokan Agung dan meminta agar dibantu Program Agropolitan. Alhamudillah sekarang terlaksana. Syukur kepada Tuhan dan pemerintah Pak Jokowi, melalui kerja keras perjuangan kita semua,” ungkap Anggota Komisi V DPR RI Yoseph Umarhadi, Rabu (5/9).

Ia berharap, setelah Program Agropolitan ini dibangun, hasil pertanian dapat meningkat, petani makin semangat bercocok tanam dan mendorong petani untuk terus mengembangkan kualitas pertanian.

Yoseph Umarhadi menyebutkan, Program Agropolitan sudah mulai dibangun. Bahkan Camat Kedokan Bunder mengundang dirinya dalam acara peletakan batu pertama.

“Menyaksikan launching (peletakan batu pertama) tanda mulai dibangunnya Program Agropolitan (jalan usaha tani),” ucapnya.

Di hari yang sama, sebelum ke acara launching, Yoseph Umarhadi pun berencana memenuhi 2 undangan lainnya dari Kepala Desa di kabupaten Indramayu. Pertama, dari Kepala Desa (Kuwu) Cemara, Kecamatan Kandang Haur melalui AKSI (Asosiasi Kuwu Seluruh Indonesia) Kabupaten Indramayu.

Di Desa Cemara, menurut rencana, Yoseph Umarhadi menghadiri 2 kegiatan, yakni menyaksikan pesta Nadran Laut dan meninjau kondisi infrastruktur.

“Selain menyaksikan pesta Nadran tersebut, saya didampingi BBWS Cimanuk-Cisanggarung, untuk meninjau kondisi desa Cemara yang tiada henti terkena musibah Pasang Air Laut yang merusak dan membanjiri hampir seluruh desa tersebut,” lanjutnya.

Sementara itu undangan kedua dari Desa Parean Girang, Kecamatan Kandang Haur. Kepala Desa setempat, meminta dirinya meninjau lokasi sungai yang kondisinya rusak parah serta mengakibatkan banjir lantaran sungai hampir rata dengan pemukiman. Tak hanya banjir, bahkan menimbulkan bau tak sedap dan penyakit.

“Pernah desa ini kebanjiran setinggi setengah rumah. Saya menyaksikan sendiri bersama istri waktu banjir. Sungai ini berpotensi mengairi 900 sawah, manakala ada bendung karetnya,” pungkasnya. (feb)

 

Sumber Berita rmolejabar

Datautama.NET.ID

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Datautama.NET.ID

You may also like

Hot News