Mertua Bupati Sunjaya Berpulang

By
hidroponikcirebon

Dikutip oleh Beritacirebon.id dari kabarcirebon.com

Mertua dari Bupati Cirebon H Sunjaya Purwadisastra, Kapten Kav (Purn) TNI-AD, H Soekamto Goeno Sasmito, meninggal dunia pada Senin (3/9/2018), pukul 05.00 WIB di RS Mitra Keluarga, Jakarta. Almarhum Soekamto yang merupakan ayah dari istri bupati, Hj Wahyu Tjiptaningsih ini, dimakamkan di pemakaman keluarga Sunjaya di Desa Beberan, Kecamatan Palimanan.

Ratusan pelayat, mulai dari jajaran aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cirebon hingga warga sekitar turut menghadiri pemakaman. Jenazah Soekamto disalatkan terlebih dahulu di Masjid Agung Sumber. Sunjaya dan istri pun harus memangkas jadwal pemberangkatan haji, saat dikabarkan koma pada 1 September lalu, Sunjaya dan istri sedang melaksanakan ibadah haji.

“Kami seharusnya pulang dari ibadah haji itu tanggal 7 September, tapi harus pulang lebih cepat karena mendapatkan kabar ayah mertua saya koma pada 1 September lalu,” kata Sunjaya usai pemakaman.

Menurut Sunjaya, saat kepulangan ada beberapa prosedur yang harus diikuti, antara lain melapor ke maktab karena harus pulang lebih cepat dari jadwal.

“Sempat tidak diizinkan pulang, karena tahunya kami ini pulang tanggal 7 September, lalu kenapa pulang lebih cepat. Biasanya kalau yang diperbolehkan pulang itu jemaah haji yang sudah tua ataupun sakit, sementara kami tidak. Tapi akhirnya semuanya dipermudah, sampai akhirnya kami tiba di Jakarta dan langsung datang ke rumah sakit,” ujar Sunjaya.

Sunjaya menambahkan, Almarhum Soekamto menderita sakit dan sudah dirawat selama beberapa hari terakhir di RS tersebut.

“Saat kami datang, dokter menyatakan almarhum ayah kami hanya sanggup bertahan hingga pukul 21.00 WIB, tapi di luar perkiraan dan atas seizin Allah SWT, ternyata beliau sempat sadar saat saya membisikkan di telinganya. Dia pegang dan memeluk tangan saya, akhirnya setelah diperiksa kembali oleh dokter, almarhum bisa dilakukan cuci darah keesokan harinya,” katanya.

Saat itupun, menurutnya, istrinya Hj Wahyu turut menurun kesehatannya dan harus dirawat di rumah sakit yang sama.

“Saat istri dirawat, saya pulang ke rumah untuk istirahat dan sedikit tenang karena almarhum akan menjalani cuci darah keesokan harinya. Tapi pada pukul 05.00 pagi, saya ditelepon dan dikabarkan jika ayah kami telah meninggal dunia,” katanya.

Menurutnya, keluarga sudah ikhlas atas kepergian Almarhum Soekamto. Soekamto sendiri dimakamkan secara militer dan dipimpin oleh Dandim 0620 Sumber, Kolonel Inf Irwan Budiana. Semasa hidupnya, purnawirawan TNI ini pernah berjasa dalam pembebasan Irian Barat sehingga mendapatkan anugerah Bintang GOM. Almarhum meninggalkan seorang istri, Hj Mudjiasri. (C-11)

 

Sumber berita : Kabar Cirebon

Datautama.NET.ID

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Datautama.NET.ID

You may also like

Hot News