3 dari 189 Korban Lion Air JT 610 Warga Cirebon

By
hidroponikcirebon

CIREBON – Peristiwa jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 tujuan Jakarta-Pangkalpinang membawa duka mendalam bagi warga Cirebon, Senin (29/10). Tiga dari 189 daftar manifes penumpang Lion Air jatuh terdapat warga Cirebon.

Ketiganya adalah pasangan suami istri Andri Wiranova (40) dan istrinya, Niar Soegiyono (40) dan Junior Priadi (32). Saat ini bersama korban lainnya masih dalam proses evakuasi Basarnas.

Dikutip dari rakyatcirebon.id, Andri dan Niar merupakan alumni SMAN 2 (Smanda) Kota Cirebon, angkatan 1996. Keduanya sudah menjalin cinta sejak satu kelas di SMA, dan akhirnya menikah.

Setelah lulus SMA, Andri yang tinggal di Gg Langgar, Samadikun, Kota Cirebon, meneruskan kuliah di Fakutas Hukum Univesitas Islam Indonesia (UII) Jogjakarta. Setelah lulus kuliah, Andri hijrah ke Jakarta untuk bekerja.

Setelah bekerja, Andri dan Niar kemudian menikah. Selanjutnya Andri membawa Niar yang beralamat di Jl Raya Beber Kabupaten Cirebon itu pindah ke Jakarta bekerja di lembaga Adhyaksa.

Dalam perjalanan karirnya di Jakarta, Andri pernah menjadi Jaksa Penuntut Umum (KPU) kasus penistaan agama dengan tersangka Basuki Tjahja Purnama alias Ahok. Setelah itu Andri yang juga alumni SMPN 1 Kota Cirebon itu dipercaya menjadi salah satu Staf Kejaksaan Tinggi Bangka Belitung

ementara Junior Priadi merupakan alumnus SMAN 4 Cirebon. Junior meninggalkan istri dan dua anak yang tinggal di Pilang Sari Endah, Cirebon.

Rindi, sang istri Junior menyebutkan, suaminya mendapatkan promosi pada September 2018 di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Bangka Belitung (Babel) sebagai account representative.

Sejak ditugaskan di Babel, baru pulang ke Cirebon Jumat lalu (26/10). Minggu (28/10) malam, Junior bertolak ke Babel.

 

Sumber berita  : Radarcirebon.com

Datautama.NET.ID

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Datautama.NET.ID

You may also like

Hot News